Jumat, 30 Januari 2015

Sekolah sebagai Inkubator Ketrampilan, Moral dan Wirausaha




Pendidikan di Indonesia lebih menekankan konsep menghafal dan menjawab soal dengan tepat dan cepat. Sebagian besar sekolah di Indonesia menyiapkan siswanya untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, bukan menyiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja.

Banyak pelajar yang mencontek, mencari bocoran jawaban ujian nasional kesana kemari hanya untuk mendapat nilai bagus. Padahal nilai yang tertulis di ijasah mereka bukanlah penentu kesuksesan mereka. Generasi muda Indonesia tidak membutuhkan kemampuan menjawab soal dengan cepat dan tepat tetapi mereka membutuhkan kemampuan atau kesiapan untuk bekerja, baik bekerja dengan orang lain maupun bekerja untuk diri mereka sendiri agar mereka belajar hidup mandiri ketika meninggalkan bangku sekolah.

Sangat disayangkan pelajar membuang waktu mereka untuk belajar menghafal dan menyelesaikan soal dengan cepat dan tepat, karena setelah meninggalkan bangku sekolah hal itu sudah tidak berguna lagi. Sebaiknya sekolah menyiapkan siswa untuk siap diterjunkan di masyarakat sebagai insan yang berwibawa, bijaksana, berkelakuan baik dan siap memasuki dunia kerja.

Pendidikan di Indonesian harus mampu menghasilkan generasi yang siap bersaing di dunia kerja, mampu berwiraswasta.
Artikel menarik lainnya :
sejarah pendidikan karakter
pendidikan di indonesia
pendidikan karakter untuk anak
 implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran
 materi pendidikan karakter paud
tujuan pendidikan karakter
pintar bahasa jepang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar